Archive for December, 2011

December 9, 2011

MEDIA PEMBELAJARAN

MEDIA PEMBELAJARAN
MATERI
PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA

Perubahan sosial budaya, Menurut Samuel Koenig mengatakan bahwa perubahan sosial menunjuk pada modifikasi yang terjadi dalam pola kehidupan manusia. Modifikasi-modifikasi tersebut terjadi karena sebab-sebab intern dan ekstern.
Kemudian dalam perubahan sosial terdapat berbagai macam bentuk-bentuk perubahan sosial yakni:
1. Perubahan yang berlangsung cepat dan lambat.
Perubahan sosial secara cepat sering disebut evolusi. Ciri perubahan sosial evolusi antara lain perubahan itu seolah-olah tidak terjadi, berlangsung secara lambat, dan umumnnya tidak menimbulkan disentigrasi kehidupan. Contohnya, perubahan sosial pada masyarakat tradisional atau primitif.
Perubahan sosial cepat ering disebut revolusi, yaitu terjadi secara cepat,menyangkut hal-hal yang mendasar, an sering menimbulkan disintegrasi dalam kehidupan sosial,ekonomi, politik, contohnya, perubahan karena revolusi politik(revolusi perancis).
2. Perubahan yang pengaruhnya kecil dan besar.
Perubahan yang pengaruhnya kecil adalah perubahan sosial yang tidak menyangkut berbagai aspek kehidupan dan perubahan itu tidak menimbulkan perubahan pada struktur sosial. Contohnya: perubahan mode pakaian.
Perubahan yang pengaruhnya besar adalah perubahan sosial yang dapat membawa perubahan dalam berbagai aspek kehidupan dan menimbulkan pada perubahan sosial strutur sosial. Contohnya proses industrialisasi kan membawa pengaruh pada berbagai lembaga kemasyarakatan.
3. Perubahan yang dikehendaki dan perubahan yang tidak dikehendaki
Perubahan sosial yang dikehendaki adalah proses perubahan yang memang dikehendaki oleh-oleh pihak yang mengadakan perubahan. Contohnya baru-baru ini telah ditemukan baru didunia medis, yaitu dengan diciptkan robot bernama Da vinci yang digunakan untuk mengangkat fibroid atau tumor dalam rahim perempuan.
Perubahan yang tidak dikehendaki adalah perubahan yang muncul diluar jangkauan pengawasan(kemunculan yang tidak diinginkan). Contohnya, kesenjangan sosial dan angka pengangguran yang semakin membengkak.

Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan sosial adalah sebagai berikut:
1. Faktor Geografis.
Lingkungan fisik dapat mempengaruhi penduduk untuk mudah atau sulit mengalami perubahan temperatur yang terlalu tinggi dan adannya badai atau gempa bumi semuannya memberi pengaruh pada manusia untuk mengubah gaya hidup mereka. Misalnya perubahan-perubahan dalam lingkungan masyarakat desa. Tanah pertanian banyak dijadikan perumahan-perumahan dan pabrik yang menimbulkan pola gaya hidup sekitar.
2. Faktor Teknologi.
Penemuan – penemuan teknologi telah mengakibatkan perubahan sosial sangat luas dalam masyarakat. Misalnnya, penggunaan alat-alat transportasi dan komunikasi yang yang canggih banyak memberi kemudahan bagi masyarakat untuk berkomunikasi dan menerima informasi baru dari luar dalam waktu yang relative singkat sehingga dapat mempengaruhi perubahan sosial, baik yang berdampak positif maupun yang berdampak negative.
3. Faktor ideologi
Ideologi dasar yang terdiri dari keyakinan dan nilai-nilai yang bersifat kompleks tedapat pada setiap masyarkat ideologi dapat dijadikan alat untuk memelihara, tetapi ia akan membantu mempercepat timbulnya perubahan jika keyakinan-keyakinan dan nilai-nilai tersebut tidak lagi dapat memenuhi tuntuttan kebutuhan masyarakat sebagai contoh, munculnnya komunisme dan sosialisme di banyak bangsa didunia hanya dapat berhasil apalagi ideologi-ideologi politik lama dan tidak mampu lagi memenuhi berbagai kebutuhan orang-orang dalam negeri itu.
4. Faktor kepemimpinan
Perubahan-perubahan sosial sering kali dipelopori oleh pemimpin yang kharismatik karena mereka mampu menarik pengikut-pengikut dalam jumlah besar yang bergabung dengan mererka dalam gerakan sosial. Contohnnya pemimpin yang kharismatik yaitu Marthin Luther King, Gandhi, dan ketiga Soekarno-Hatta.
5. Faktor penduduk
Peningkatan dan penurunan jumlah penduduk secara radikal dapat menjadi penyebab terjadinya perubahan sosial. Sebagai contoh, pesatnya pertambahan penduduk di indonesia berdampak pada peningkatan pengangguran, kemiskinan , prostitusi, kriminalitas, dan lain-lain.

Sumbernya:
Dhoiri, Taufik Rohman. 2007. Sosiologi 3. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.